Back To The Future

January 29, 2014

(Kembali ke umur 14 tahun, tapi dengan  gadget/mainan yang akan datang).


Kalau sudah musim hujan begini, walaupun cukup banyak yang bisa dikerjakan didalam rumah, seperti  : browsing, menulis blog atau status di FB, membaca  e-Book atau e-Magazine yang sudah numpuk belum sempat terbaca semua, ngoprek mobil digarasi, baca koran yang beritanya itu-itu saja diulang-ulang, atau yang nonton TV Sportnews dan Golf, tetap saja; lama-lama bosan dan muncul kejenuhan yang berkepanjangan.

Mau ngapain ya? Melakukan sesuatu yang baru, yang tidak membosankan didalam rumah?

Nah ini dia alternative mainan baru ku. Sebenarnya bukan baru, karena aku membeli mainan ini sudah 1 tahun lalu, melalui apalagi kalau bukan Amazon (The biggest shop on planet Earth). Ternyata setelah beberapa bulan, barang itu mulai membanjir masuk disini, dijual di banyak pertokoan dan juga di Carrefour seperti kacang goreng. Apa itu? RC (Radio Controlled) Helicopter!

Kotak pembungkus heli dengan warning diluarnya.

Kotak pembungkus heli dengan warning diluarnya.

Diuar kotak jelas tertulis : Untuk Umur 14 Tahun + ! tapi + nya berapa tidak ada larangan...

Diluar kotak jelas tertulis : Untuk Umur 14 Tahun + ! tapi + nya berapa tidak ada larangan…

Aku tertarik mainan ini karena ada unsur kontrol yang perlu kordinasi tinggi antara tangan, mata dan ‘sense of direction ‘ kita. Waktu lihat box nya, agak ‘jengah’juga , tertulis disitu, seakan-akan ada ‘Warning’ : Mainan ini hanya untuk Umur 14 tahun + !. Tapi karena + nya tidak tertulis batasan sampai umur berapa, yaa tambah umurnya sampai 50 an  tahun masih boleh lah ! Jadi …. tetep kubuka dan mulai dimainkan dengan mengisi penuh dulu baterainya di badan heli melalui USB dan memasang juga 4 atau 6 baterai  AAA di controler nya.

Benar juga! Ketika mencoba mengudara pertama kali, aku perlu 5-6 kali dengan kegagalan, ada yang parah, sampai batang keseimbangan dan  rotor patah, terpaksa diganti, untung aku mawas diri melihat kemungkinan terburuk – ‘dexterity’ kita yang sudah berkurang,  aku sudah pesan rotor dan baterai cadangan.

Setelah sedikit mengusai bisa take off dengan stabil lalu manoevre kiri kanan, ternyata mainan ini cukup addictive ! satu kali charging selama 15-20 menit, hanya bisa mengudara 3 menit, ini terasa kurang. Maka mulai aku browsing melalui forum penggemarnya karena mencoba baca manualnya : useless! ditulis dalam bahasa ‘Chenglish’ ( China-English) yang, berantakan seakan ditulis orang dari planet lain dan tidak bisa di mengerti.

Kalau hanya sekedar bisa mengudara, memang  keponakan ku yang umur 12 tahun bisa langsung mengudara tanpa terlalu susah, tapi kalau sudah meningkat ke tingkat ‘ngulik’maka  ‘leave it to the grown up!’ 

Heli dalam kondisi stationer, di cek keseimbangan semua as dan bilah rotornya

Heli dalam kondisi stationer, di cek keseimbangan semua as dan bilah rotornya

Baterai pengganti dicek dg Digital multimeter jangan sampai melampui kapasitas maksimum, juga posisi as rotor bisa naik turun.

Baterai pengganti dicek dg Digital multimeter jangan sampai melampui kapasitas maksimum, juga posisi as rotor bisa naik turun.

Ternyata untuk bisa memainkannya dengan baik (tidak sering jatuh) sehingga cepat rusak atau hilang keseimbangan, maka perlu beberapa ‘pengaturan (setting). Selain setting  semua tuas yang ada di controllernya, RC Heli ini, antara lain : bisa distel posisi batang rotor vertikal, sehingga lebih seimbang, juga batery bisa di ganti dengan yg lebih lama, karena setiap isi ulang hanya bisa main mengudara maksimum 3-4 menit. Nah ini yang menarik : bisa dipasangi camera micro yang dilengkapi dengan micro SD card sehingga bisa merekam video udara (aerial view) sampai 8 GB ! bukan main!

Aku sudah punya yang ada cameranya tapi karena cuaca begini belum bisa mencoba mengudara dari halaman rumah.

Tapi inilah Ini yang aku prediksi  akan jadi mainan in the Future, yaitu Quad Heli atau lebih dikenal dengan ‘The Drone’. Di US sudah mulai dibuat untuk pengguna sipil dan mulai terjadi kontroversi karena masalah privasi. Dengan kamera mikro yang terpasang di Heli, kita bisa mengudara diatas kolam renang tetangga, bisa melihat pemandang  yang ‘aneh-aneh’ disana. Hebatnya lagi  ini secara wireless bisa dihubungkan ke komputer atau smartphone kita. Bukan main!

Bahkan Amazon akan (sedang dalam tahap uji-coba), menggunakan untuk mengirim barang pesanan anda dan dijatuhkan,lebih tepat :diletakkan di depan pintu rumah anda (Ini akan jadi bahan tulisan saya berikut mengenai  Amazon Prime Air).

Kalau sudah sampai level ini; bisa mengatur (setting) semua dengan baik, maka kegiatan atau hobby ini mengasyikan lalu kita bisa mememainkannya dengan amat menyenangkan dan … lupa umur !

(hmmm… 14 Tahun +, siapa takut !).

Mengasyikkan ..lupa umur !

Mengasyikkan ..lupa umur !

***

Jakarta, 28 Januari 2014,

BS.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s