Golf = Fishing ?


Dear Friends,

Hari Kamis yang lalu, 7 Januari, aku punya pengalaman baru yang aneh… yaitu diundang teman-teman Alumni SMAN I Bandung, sekalian reunian dengan acara …… apalagi kalau bukan golf !! Dimana ? di lapangan Golf dalam komplek Pupuk Kujang di Cikampek. Apanya yang aneh ?, anda pasti bertanya …
Itulah justru inti dari cerita ini…..

Ini umpan ikan yang biasa Pak.. yang khusus, biasanya pelet dicampur keju !”

What? keju?, hebat juga ini ikan-ikan makanan kesukaannya keju.. aku saja, jarang makan keju !.

Sebenarnya diundang main golf bukan hal yang aneh… Aku sendiri satu hari sebelumnya, pada hari Rabu, baru saja main dengan Amrie dan Jeffrey dan Gian, salah satu member IGC di Modern. Badan masih terasa pegel-pegal, karena mulai Senin, Selasa, Rabu — for three consecutive days , I already played golf .. mana di hari Rabu-kelabu itu … aku dibantai habis oleh Chief IGC .. si Amrie — kejaam dia.. , padahal ngakunya, dia masih ‘teler’ sehabis main 36 holes di Jagorawi !!
Dengan ikut main hari Kamis itu , maka ini merupakan rekor tersendiri bagiku dalam pembukaan tahun 2010 — main golf empat hari berturut-turut, a good sign or a bad one for the year of 2010 ? I wish my wife doesn’t complains.

Yang aneh pada undangan golf Kamis itu dan yang membuat aku penasaran ingin ikut adalah acara ke duanya, yaitu setelah golf, akan ada acara ke pemancingan milik salah seorang ex – top brass di P. Kujang. Semuanya ‘free’, mulai dari green fee, caddy fee, begitu pula makan pagi di club house, makan siang di guest house, juga termasuk makanan, minuman ditempat pemancingan — hebat luar biasa penyambutannya, kami di jamu bak ‘tamu Direksi” . Koq bisa ? yaa bisa lah, karena salah satu dari alumni SMAN I adalah juga mantan Direksi di Pusri dan ada juga 2 orang mantan Direktur di dua pabrik di P. Kujang… yaa, panteslah kalau kami (sekitar 15 orang) disambut dengan ‘special treatment’

Golf-PKujang-01

Sarapan pagi istimewa di Club House Pupuk Kujang — semua disiapkan hanya untuk rombongan kami.

Cerita golfnya sendiri, tidak banyak yang aneh — first 9 holes, lapangannya datar dan amat boring !, tapi 2nd 9 holes, cukup menantang dan terainnya turun naik, hanya green nya kurang terawat.
Selesai golf,kami tidak mandi di Club house tapi kami mandi di Guest house P. Kujang, karena disana sudah disiapkan makan siang dengan menu istimewa.
Setelah makan siang sudah disiapkan 3 kendaraan untuk membawa kami ke tempat Pemancingan yang letaknya kira-kira 8 km dari pabrik.

Golf-PKujang-28-c

Siap golf . Dari Kiri ke Kanan : Adji, Umar, Ara, Harry, BS.

Inilah sebenarnya yang ingin ke ceritakan, soal mancingnya (fishing) dikolam ini. Selama ini aku punya anggapan hanya orang yang gak punya kerjaan yang hobbynya mancing….. aku juga tidak bisa membayangkan, apa sebenarnya nikmatnya duduk berjam-jam, menunggu kail kita di samber ikan …

Ternyata dari penuturan salah seorang peserta yang kebetulan hobby mancing, dan dia juga golfer– tadi main satu flight denganku, dia bisa menceritakan betapa asyiknya mancing dan katanya tidak beda dengan golf ! – kalau sudah kesamber setan mancing, maka kita akan ‘ketagihan’ seperti halnya kita ketagihan main golf ! Ach., masa ??

Jadilah aku ikutan minta kail berikut umpannya… lalu duduk disebelahnya, ditepi kolam untuk mencoba rasanya mancing di kolam. Sebenarnya mancing dilaut aku bisa mengerti kalau cukup mengasyikan. tapi di kolam ?….

Umpannya namanya ‘pelet’, bentuknya seperti lempung berwarna coklat muda. Ketika kutanya pada staf yang memberikan kepadaku :” Dari apa ini dibuatnya?”

” Ini umpan ikan yang biasa Pak.. yang khusus, biasanya pelet dicampur keju !”
What? keju?, hebat juga ini ikan-ikan makanan kesukaannya keju.. aku saja, jarang makan keju !.

Setelah diberi petunjuk, aku mengaitkan umpan yang dipilin bentuk bulat ke mata kail, sambil merasa sedikit geli… kenapa? .. karena aku teringat … pernah dengar, ada juga yang membuat umpan khusus dengan campuran .. maaf, dengan kotoran manusia !

Setelah latihan sebentar memegang kail dan mengulur senur, Aku melempar kail agak ketengah dengan teknik mengayun tertentu agar umpan jatuh agak jauh…. (sama dengan golf, ada teknik swing, khusus untuk power-hitter, supaya bola bisa melesat 200 meter!)… kutunggu umpan dengan pelampungnya diam … lima menit tidak bergerak, pertanda tidak ada yang menyambar.
Pada percobaan kedua, tak lama kemudian …. ternyata umpanku disamber ikan dan ketika ditarik, dengan menggulung spool senur yang ada dipangkal kail, tergantunglah seekor ikan mas, mungkin cuma 1/4 kg ! Ketika rekanku disamping juga mendapat yang sama, dia mulai ngoceh ;”Mas, kalau dapat yang 1/2 kg, itu rasanya seperti dapat ‘Par’ di golf, kalau 2 kg itu seperti ‘Birdie'”. Nah… kalau di pemancingan yang komersial, maksudnya kita membayar untuk ikut mancing, ternyata ada ikan yang sengaja di beri pita. “Kalau dapat yang ada pitanya ini … sama dengan ‘Eagle’.”
Lalu ku tanya : “Apa ada ‘hole in one’ di olahraga mancing?”
“Ada dong Mas!” jawabnya bersemangat.”Ada ikan yang oleh panitia diberi cincin, dan ini hanya satu dari seribuan ikan yang dilepas dikolam.”
“Kalau dapat yang ini, hadiahnya apa?” kutanya lagi.
” Tergantung panitianya, tapi biasanya paling sedikit mobil !”
” Saya pernah dapat Daihatsu Zebra..!” tegasnya lagi, sambil matanya berbinar .

Golf-PKujang-76Golf-PKujang-77

Gotchaa !!!

Whoa….! ternyata sama juga yaa, di olehraga mancing juga ada hadiah mobil kalau ‘hole in one’… baru tahu aku !!

Tapi pernyataannya yang terakhir yang mengejutkanku, dia bilang :”Mas, kalau kail saya mengena dan sedang ditarik ikan besar, itu perasaannya dihati dan ditangan sangat menakjubkan….., saya dibayar 1 juta pun, tidak akan saya berikan !” . Aku pikir .. yang tidak dia berikan ikan yang akan dia dapat, ternyata bukan itu… !, yang tidak akan dia lepaskan, walau dibayar sejuta pun, adalah ‘perasaan’ sewaktu menarik kailnya itu, jadi proses tarik -menariknya antara ikan dan si pemancing itulah yang merupakan kenikmatan tersendiri ! Oh My Lord !…..ada juga rupanya orang yang kena penyakit gila nomor berapa ya ? (dalam daftarnya Andrea Hirata)… yang mau bayar jutaan hanya menggantikan narik ikan dengan pancingnya !.

Mungkin dia benar… tapi aku tidak/belum bisa merasakan ‘kenikmatan’ itu ketika pancing ku di samber ikan 1/4 kg. Mungkin harus ikan besar… baru terasa !

Jadi… kesimpulannya apa yaa? , barangkali begini : siapa yang mau mencoba fishing atau mancing, boleh bersiap-siap akan ‘ketagihan’ seperti ketagihan main golf.
Untuk ku?, Wuah… , kalau aku punya tambahan satu hobby lagi yang makan waktu, sesudah hobby mobil dan golf, bisa-bisa runyam urusanku di rumah.

Well….. Friends, Kalau nanti ada yang mencoba dan ternyata benar kesamber setan mancing…..

DON’T SAY I DIDN’T WARN YOU !

Selamat Tahun Baru !
Bandung 7 Januari 2010
BS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s